LABUAN BAJO | Insideflores.id |
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Yohanis Fransiskus Lema, S.IP, M.Si (Ansy Lema) memberikan bantuan satu unit Combine Harvester (mesin panen padi multiguna) dan sejumlah unit hand traktor untuk para petani  di  Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, khususnya petani di kampung Mberata, Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo.

Bantuan alat pertanian itu  dari Kementerian Pertanian melalui aspirasi Ansy Lema sebagai  Anggota Komisi IV DPR RI.

BACA JUGA: Festival Maritim Labuan Bajo (LBMF) 2022 Akan Digelar Oktober Mendatang

Hal ini sejalan dengan program Pemerintah Pusat menjadikan Kabupaten Mabar sebagai lumbung padi di NTT. Juga sesuai dengan komitmen politik Komisi IV DPR RI yang fokus pada nelayan, petani dan peternak di NTT.

Mesin panen padi dinilai sebagai solusi yang tepat atas persoalan dan kebutuhan petani dapat terwujud.

Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, M.Kes hadir menyerahkan bantuan tersebut kepada perwakilan petani dari kampung Mberata.

BACA JUGA: BPOLBF Ajak Pelaku UMKM Daftarkan Produk ke E-Katalog LKPP

Acara serahterima dilaksanakan di Kantor Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTHP) Kabupaten Mabar, Rabu (12/10/ 2022).

Hadir pula Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan  Kabupaten Mabar, Laurensius Halu, S.ST bersama Pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mabar, Silvester Sukur, SP dan Benediktus Rana Lebar, SE.

Beny Rana Lebar menjelaskan, bantuan tersebut berawal dari  kunjungan Ansy Lema ke kampung Mbrata beberapa bulan lalu. Kala itu, para petani mengeluh hasil produksi padi mereka tidak berkualitas karena terendam banjir saat panen. Akibatnya, warna beras kekuning-kuningan dan kurang laku  ketika mereka jual di pasar atau di hotel-hotel.

BACA JUGA: Laga Sengit SMPK Loyola vs Laskar Puncak Berakhir Imbang

Merespon keluhan  para petani, Ansy Lema melalui aspirasinya di DPR RI memberikan bantuan mesin panen padi multiguna kepada para petani.

“Bantuan ini merupakan bentuk  keberpihakan dan keseriusan pak Ansy Lema  merespon keluhan para petani, lebih khusus petani di Mberata Desa Macang Tanggar yang mereka alami selama ini. Mesin ini kerja lebih cepat, hemat tenaga dan biaya. Hasilnya juga baik bagi para petani. Warna beras bersih dan putih, bisa laku di pasar dan hotel. Tidak perlu lagi datangkan beras dari luar Mabar”, kata Beny Rana Lebar. *(Robert Perkasa)