LABUAN BAJO | Insideflores.id |
Terguling empat kali ke jurang. Namun kaca mobil tidak retak sedikitpun. Sopir  dan kondekturnya selamat dari dalam jurang maut.

Keajaiban ini nyata pada Yulifantus Yosman (40) dan sopir Kondradus De Buru (52) saat dump truk canter 136 Nopol DK 8776 VP yang dikemudikannya itu terperosok ke jurang di sekitar kampung Wae Ngguar, Desa Kempo, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, ruas jalan Trans Flores Labuan Bajo-Ruteng, Senin (6/2/2023) malam sekira pukul 21.00 Wita.

BACA JUGA: Dump Truk Terperosok ke Jurang, Mobil Travel Tergelincir

“Mobil terguling empat kali. Saat gulingan kedua, saya lompat keluar dari dalam mobil, tersangkut di  celah-celah pohon bambu. Saya langsung muntah. Waktu saya keluar dari mobil, sopir masih di dalam mobil. Puji Tuhan, dia juga selamat. Kaca mobil utuh, tidak pecah. Ini sungguh ajaib,” kisah Yos melukiskan kejadian itu saat ditemui di TKP,  Rabu (8/2/2023) pagi.

Yos menambahkan, truk itu melaju dengan gigi dua dari arah Kampung Dahot. Tapi kemudian turun gigi satu kala memasuki tikungan menanjak (TKP). Lakalantas maut ini berawal saat mesin mobil mati total, disaat menanjaki tikungan tajam.

BACA JUGA: Akses Jalan Menuju Terminal Multipurpose Labuan Bajo Rusak Parah

“Seandainya mesin mobil masih hidup, kejadiannya mungkin tidak separah ini. Sebab sopir masih bisa kendalikan mobil ke tebing. Tapi ini mesin langsung mati. Rem terkancing. Rem tangan tidak berfungsi hingga lari mundur ke jurang,” sambung Yos.

Ia menjelaskan dum truk itu milik bapak mantunya Kondradus De Buru (sopir truk) berasal dari Dusun Suka Maju RT/RW 06, Desa Aimere Timur, Kecamatan Aimere Kabupaten Ngada.

BACA JUGA: Aksi Sosial, Ganjar Muda Ende Perbaiki Jalan Raya

Kendaraan tersebut sering kali membawa muatan sepeda motor dan material pesanan lainnya lintas Bali-Flores. Dump truk jenis canter 136 yang sering membawa muatan bertonase 12-13 ton.

“Kemarin kendaraan ini disewa oleh seorang Haji dari Lombok. Muatan kulit kemiri dari Mano, Manggarai Timur bawa ke Bali,” sambung Yos.

Terpantau Rabu pagi, dump truk naas itu masih ada di TKP.

“Kami sedang menunggu alat berat dan tronton sedang dalam perjalanan dari Aimere untuk evakuasi,” ucapnya. *(Robert Perkasa)