KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT), memastikan bahwa proses pencoblosan Pemilu 2024 di tempat pemungutan suara (TPS) akan ramah bagi difabel atau penyandang disabilitas.

KPUD Manggarai Barat menyebut pihaknya telah melakukan langkah mitigasi melalui gerakan sosialisasi ramah disabilitas sejak Oktober lalu untuk menginformasikan kepada pemilih disabilitas terkait calon presiden wakil presiden, calon legislatif peserta Pemilu 2024.

Selain kepada penyandang disabilitas mitigasi juga dilakukan kepada petugas KPPS, pendamping serta keluarga pemilih disabilitas terkait tata cara pendampingan disabilitas di TPS.

“Informasi dan sosialisasi telah dan akan terus dilakukan agar proses penentuan hak pilih teman-teman difabel di TPS berlangsung bebas, jujur dan adil ” kata Komisioner KPUD Mabar, Krispianus Bheda di Labuan Bajo, (21/12),

Diketahui, Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 di Kabupaten Manggarai Barat sebanyak 196.969 pemilih yang terdiri atas 97.697 pemilih laki-laki dan 99.272 pemilih perempuan. Jumlah pemilih ini tersebar di 900 Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 169 Kel/Desa dan 12 Kecamatan.

Dari total DPT tersebut terdapat 1.384 diantaranya merupakan Pemilih Disabilitas dari enam kategori yakni disabilitas fisik 567 pemilih, disabiltas intelektual 90 pemilih, disabilitas mental 279 pemilih, disabilitas sensorik wicara 162 pemilih, disabilitas sensorik rungu 85 pemilih dan sensorik netra 201 pemilih.

Hak Pilih Disabilitas Mental

KPU Kabupaten Manggarai Barat memastikan untuk 279 pemilih disabilitas mental memiliki hak pilih di Pemilu 2024.

“Selama seorang penyandang disabilitas mental itu tidak dibuktikan dengan surat yang mengatakan bahwa dia adalah Orang Dengan Jangguan Jiwa (ODGJ) ¬†maka yang bersangkutan adalah pemilih, punya hak pilih,” jelasnya.

Rinciannya, Kecamatan Lembor 44 orang, Macang Pacar 19, Kuwus 14, Sano Nggoang 19, Komodo 36, Boleng 25, Welak 17, Ndoso 23, Lembor Selatan 28, Mbeliling 26, Kuwus Barat 14 dan Kecamatan Pacar 14 orang.

Editor : Chelz